Tuesday, 10 September 2013

Kenapa jurnalistik?

Kenapa ya?
Karena saya suka deadline.
Karena saya suka bekerja under pressure.
Karena saya suka jalan-jalan.
Karena saya suka fotografi.
Karena saya suka dosennya.
Karena......

saya baca buku ini.

Seperti biasa, buku emang selalu jadi inspirasi buat saya. Pas disuruh bikin apresiasi ini buku buat tugas PIJ (Pengantar Ilmu Jurnalistik), malesnya minta ampun. I even read this 2 days before deadline. Tapi dalam semalam, saya langsung tuntas baca bukunya (walaupun ya emang jiwa SKS, tetep aja dikerjainnya malam sebelum deadline) karena ternyata enak dibaca dan semua pengalaman jurnalis didalemnya seru-seru. Ada yang mengusut illegal loging, meliput perang Gaza, keliling dunia, kerja di media Jepang dan pengalaman lainnya yang bikin mikir, "gue butuh dunia kayak begini nih." Dan disaat itulah, saya mantepin pilihan di Jurnalistik, yang sebelumnya sempet pengen masuk Manajemen Komunikasi gegara pengen masuk medianya, dan sempet juga pengen masuk Humas gegara, ceunah, kuliahnya nyantai (alasan macam apa ini?).

Sejujurnya, untuk milih jurusan jurnalistik butuh pemikiran seribu kali nanggepin kabar-kabar yang beredar kalo jurusan ini ntar orientasinya lama dan susah, tugasnya banyak dan berat, lulusnya lama, kerjanya gajinya dikit lah, resikonya nyawa lah dan butuh nanya orangtua berulang kali, "gapapa kan, kalo lulusnya 5 tahun?" soalnya katanya sih lulus 5 tahun di jurnalistik itu normal (matik). Sampe hari terakhir batas pemilihan jurusan, saya masih ragu dan mikir, "Am I doing this right?" Dan akhirnya, disinilah saya, sebagai (calon) mahasiswa Jurnalistik. Bagaimanapun ini pilihan saya. Kalo kata-kata orang yang saya dengar selama ini bener, ya jalanin aja lah. Kalo ga............... kayaknya bener deh.

-Tulisan ini diketik saat lagi kepikiran orientasi jurusan yang propagandanya udah dimulai dengan tanda stiker tanda seru putih garis biru.

2 comments:

Christiana Anindya said...

Halo, There! Saya suka editan foto kamu. Kalau boleh tau, foto-fto kamu diedit pake apa ya? Terima kasih :)

Theresja Hoetahajan said...

Halo, Anindya! Aku ngeditnya pake photoshop CS5 :)